Aku berkata akan hatiku dan duniaku .
aku mengejar sebuah keabadian tetapi hampa melana jauh menyusup duka
ku duduk bersama kumpulan puisi-puisi lainnya
menggoreskan tinta di selembar kertas putih
Tak terasa tintaku pudar karna airmata yg terjun
dari kelopak mataku
siap untuk mengiris rasa yang semakin mengukir tajam
tertumpuk duka menyesakkan dada..
Sealur derita kulukiskan melalui alunan nada
sepercik cinta kutuliskan diatas awan
lembayung senja silaukan mataku
ku pejamkan mata perlahan hingga senja berganti hitam
Aku akan berhenti di tempat perhentianmu
aku akan terjatuh pula ditempat kau terjatuh
hingga aku tak sanggup lagi melihat dunia yang
menghantarkan aku padamu
Salam
BalasHapusDuh, salut deh buat larik terakhirnya... :)
@DenBagas : makasiiihh hehe
BalasHapus